Archive for the ‘Kisah Lepas’ Category

Sekedar share pengalaman. dua minggu lalu saya mulai praktik lapang ke wilayah tanjung priok. Saya datang lewaat stasiuk kota dan menunggu teman untuk menjemput. Tiba2 ada orang yang mengajak ngobrol dan beliau bercerita kalau dia ditinggal temannya yang berjanji akan memberinya pekerjaan di jakarta. Dia orang japara, dan sudah 2 hari kebingungan mencari cara balik ke kampung halamannya karena dia tidak memiliki uang untuk kembali.

Seketika saya tidak langsung percaya kalau orang ini benar2 bernasib seperti yang dibicarakan karena saya berfikir ini “Jakarta” , banyak metode yang dapat dilakukan seseorang untuk mencari rizki termasuk berbohong. Namun saya juga berfikir, bagaimana jika ternyata benar? saya akan sangat berdosa dan hati saya tidak tenang jika ada orang yang meminta bantuan kepada saya sementara saya dapat membantu. Apalagi ini mengenai hal yang sangat krusial, orang yang membutuhkan bantuan untuk pulang ke kampung halamannya. Orang itu juga berkata bukannya dia mau meminta2, tapi dia sedang bingung, dan bagaimanapun dia tidak mau mencuri sebagai jalan keluarnya. SubhanAlloh, ternyata Alloh masih melindungi hati orang yang ekonominya kecil ini.

Akhirnya saya menawarkan untuk membeli tiket jurusan semarang sehingga dia dapat melanjutkan perjalanannya melalui bus ke kampung halamannya. Awalnya dia menolak karena merasa tidak enak namun saya memberikan pengertian dan diapun dengan sangat berterima kasih menerima tawaran saya. Namun, karena antrian tiket di sana panjang, dan sudah mau habis, maka satu-satunya jalan adalah dengan membeli tiket di stasiun lainnya. Sehingga untuk mempermdah saya memberi dia sejumlah uang yang insya Alloh dapat mencukupi ongkos dia sampai ke rumah, dan dia pun sangat berterima kasih dan berpamitan untuk pulang ke rumah.

Memang awalnya agak gak enak hati juga karena harus mengeluarkan uang untuk orang lain yang tidak dikenal, namun karena itu untuk kebaikan dan kewajiban saya maka yang penting hati saya puas.

Seminggu telah berlalu dan saya sudah mulai praktik lapangan di perusahaan. Saat pulang kerja tiba2 sang pimpinan saya memanggil dan memberi sejumlah uang kepada saya untuk ongkos. Beliau berkata “nih untuk ongkos kamu, kamu udah banyak membantu saya disini, kan tiap hari kamu naik motor butuh bensin, dan kamu tidak dapat apa2 dari perusahaan ini”. dan SubhanAlloh! jumlahnya sama persis seperti uang yang diberikan saya kepada sang pelancong yang ada di stasiun itu! Sebelumnya saya belum ingat kejadian di stasiun itu.

Esoknya, saya ke warnet dan membuka email dan mendapatkan berita yang menggembirakan, project yang diberi kampus untuk beberapa anak2 dari ilkom termasuk saya uangnya sudah cair, dan dapat diambil. Setelah saya lihat jumlah uang yang didapatkan saya jauh melebihi ekspektasi uang yang bakalan saya terima, jumlahnya hampir 35 kali lipat dari uang yang saya berikan kepada pelancong itu. SubahanAlloh!!! lalu saya pun teringat kejadian di stasiun itu dan saya sangat bersyukur kepada Alloh atas balasan yang saya terima.

Sekiranya cerita saya dapat bermanfaat dan diambil hikmahnya saja. Saya tidak bermaksud riya atau sombong tapi ingin berbagi pengalaman saja. Yang sekiranya dapat mendorong kita untuk saling tolong-menolong kepada siapapun dalam hal kebajikan. Alangkah indahnya dan tenangnya jika dunia ini penuh dengan orang yang saling tolong-menolong =)